Indeks saham di Asia menguat tipis, dengan investor khawatir krisis di Ukrania semakin dalam dan data survei aktifitas manufaktur China yang keluar mengecewakan.

Presiden Ukrania Petro Poroshenko memperingatkan akan segera terjadi perang berskala penuh jika pasukan Rusia terus bergerak maju mendukung pemberontak pro Rusia sementara AS dan Uni Eropa mengancam Moskow dengan sanksi yang lebih berat.

Data resmi Manufacturing Purchasing Managers’ Index (PMI) China untuk bulan Agustus berada di level 51.1, lebih rendah dari ekspektasi 51.2 dan angka bulan Juli yang berada di level 51.2. Secara terpisah, perhitungan akhir data Manufacturing PMI China versi HSBC turun ke level 50.2, terendah dalam 3 bulan.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) lompat 40.8 poin (0.79%) ke level 5177.6 sementara indeks saham Blue Chip LQ-45 terbang 10.9 poin (1.25%) ke level 880.1. Investor asing mencatatkan Net Buy IDR127.2 miliar.

Indeks saham di Eropa bergerak datar (flat) dengan kecenderungan melemah karena investor mengkhawatirkan ekonomi Eropa yang terus melemah dan ketegangan yang kembali meningkat di Ukrania.

Data memperlihatkan pertumbuhan sektor manufaktur di zona Euro melambat di bulan Agustus seiring berdampaknya ketidakpastian ekonomi dan geopolitik pada permintaan. Data Purchasing Managers’ Index (PMI) zona Euro turun ke level 50.7 dari level 51.8 di bulan Juli.

Di Inggris, pertumbuhan manufaktur bulan Agustus juga melambat dengan indeks turun ke level 52.5 dari 54.8 di bulan Juli.

Jerman mendapat konfirmasi bahwa ekonominya menyusut di Kuartal II dengan GDP kontraksi 0.2% setelah tumbuh 0.7% di Kuartal I 2014.

Indeks saham utama di Wall Street tutup karena hari libur nasional Labor Day.

IHSG diprediksi akan bergerak mixed cenderung menguat pada perdagangan hari ini. Pasar Eropa ditutup flat cenderung turun setelah indeks PMI Uni Eropa mengalami penurunan dari bulan sebelumnya. Ketegangan geoploitik masih menjadi perhatian utama di kawasan ini setelah pasukan separatis dilaporkan berhasil menembak kapal laut milik Ukraina. Pasar Amerika ditutup naik. Positifnya data Consumer Confidence dan ekspektasi akan adanya pelonggaran kebijakan moneter di Uni Eropa menjadi faktor yang mempengaruhi optimisme investor. Dari dalam negeri, angka inflasi Agustus tercatat 0,47% sementara neraca perdagangan Juli berhasil mencatatkan  surplus $123,7 juta setelah defisit $300 juta pada bulan sebelumnya,

Secara teknikal IHSG bergerak kuat dengan break out MA7 dan Indikator stochastic berhasil golden-cross pada area dekat oversold dengan momentum RSI yang masih cenderung menguat meskipun terlihat jenuh di momentum yang tinggi. Sehingga diprediksikan IHSG akan bergerak melanjutkan penguatannya namun terbatas dengan range 5145-5175.

0 comments:

Post a Comment

 
Terasbursa.com © 2013. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Top