Indeks saham di Asia melemah sementara investor memburu aset safe haven seperti emas dan obligasi, di dorong oleh kekhawatiran dari pengerahan sekitar 20,000 pasukan siap tempur Rusia di wilayah perbatasan dengan Ukrania serta aksi saling berbalas sanksi antara Rusia dan negara Barat.

Sentimen di Asia semakin memburuk setelah nilai tukar mata uang Dollar Australia (AUD), di pandang sebagai barometer risk appettite, anjlok menyusul data Tingkat Pengangguran Australia yang mencapai tingkat tertinggi dalam 12 tahun sehingga memicu spekulasi pemangkasan suku bunga oleh bank sentral.

Selain itu, investor juga menantikan hasil pertemuan kebijakan dari beberapa bank sentral utama di dunia. Bank sentral Eropa (ECB) dan Bank Of England (BOE) memulai pertemuan kebijakan mereka pada Kamis malam di susul oleh pertemuan kebijakan Bank Of Japan (BOJ) hari ini.

Bergerak di zona merah sepanjang perdagangan, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akhirnya dututup naik tipis 8.7 poin (0.17%) ke level 5067. Indeks saham Blue Chip LQ-45 merangkak naik 1.1 poin (0.13%) ke level 865. Investor asing menarik IDR237.6 miliar keluar dari pasar saham domestik.

Indeks saham di Eropa turun setelah investor memberi reaksi atas keputusan bank sentral Eropa (ECB) mempertahankan suku bunga acuan 0.15%.

Dalam konferensi persnya, Presiden ECB Mario Draghi mengatakan kebijakan moneter di AS dan Eropa sedang bergerak di jalur yang bertolak belakang dan akan tetap seperti itu untuk jangka waktu yang lama. Draghi juga mempertegas bahwa ECB akan mempertimbangkan kebijakan moneter yang tidak biasa (unconventional) jika proyeksi inflasi jangka menengahnya berubah.

Indeks saham utama di Wall Street turun, mendorong indeks DJIA turun ke level terendah sejak 25 April karena investor memilih pindah dari aset berisiko tinggi ke emas yang harganya berada di atas $1,300 per ons selama 2 hari beruntun dan obligasi Pemerintah AS sehingga imbal hasil (yield) US Treasury bertenor 10 tahun turun menjadi 2.42%, terendah dalam lebih dari setahun.

0 comments:

Post a Comment

 
Terasbursa.com © 2013. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Top