Indeks saham di Asia ditutup naik karena investor mengesampingkan kekhawatiran atas perbankan Eropa dan lebih menunggu rilis laporan keuangan korporasi dan sejumlah data ekonomi global, termasuk pidato Ketua Federal Reserve di depan Parlemen AS.Minggu ini beberapa bank besar di AS melaporkan kinerja keuangan Kuartal II bersama dengan perusahaan raksasa di sektor teknologi, termasuk Intel, Yahoo, eBay dan Google.
Kesaksian yang diberikan oleh ketua Federal Reserve Janet Yellen di depan Kongres AS akan mendominasi pasar saham global hari ini, dimana pelaku pasar ingin tahu berapa lama lagi suku bunga akan tetap rendah setelah berakhirnya program Quantitative Easing.
Di Asia, China akan merilis data GDP Kuartal II pada hari Rabu, bersama dengan data lain seperti Penjualan Ritel bulan Juni.
Bank Of Japan hari ini menyelesaikan pertemuan kebijakan dan mungkin harus memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi menyusul keluarnya data GDP Kuartal II yang mengecewakan, meskipun suku bunga acuan akan dipertahankan.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tergelincir 11.5 poin (-0.23%) ke level 5021.1 sementara indeks saham Blue Chip LQ-45 menciut 1 poin (-0.12%) ke level 860.2. Investor asing mencatatkan Net Buy IDR379 miliar.
Indeks saham di Eropa menguat, di dorong oleh laporan kinerja finansial korporasi di AS dan seiring semakin redanya kekhawatiran atas krkuatan sektor perbankan di Portugal.
Dari sisi ekonomi data Industrial Production bulan Mei zona Euro keluar mengecewakan dengan turun 1.1% dari bulan sebelumnya. Ini merupakan penurunan bulanan terbesar sejak September 2012.
Indeks saham utama di Wall Street menguat, dengan indeks FKIA kembali berada di aras level 17,000 dan menciptakan rekor tertinggi intraday karena ibvestor menyambut baik lappran keuangan Citigroup dan sejumlah berita mengenai merger dan akuisisi (M&A).
IHSG diprediksi akan bergerak mixed dengan kecenderungan menguat pada perdagangan hari ini. Pasar Eropa dan Amerika ditutup naik kemarin setelah laporan keuangan beberapa emiten seperti Citigroup mencatatkan hasil yang lebih baik dari perkiraan. Investor kini menantikan pekan yang akan penuh dengan rilis laporan keuangan emiten, terutama di sektor keuangan. Dari dalam negeri, laporan keuangan beberapa emiten terutama perbankan masih patut ditunggu oleh investor, selain kepastian penetapan Presiden terpilih oleh KPU, yang sekarang ini masih mempengaruhi sentimen pasar. Selain pidato Janet Yellen di hadapan Senat Amerika, data Retail Sales Amerika dan GDP China yang akan dirilis hari ini patut menjadi perhatian investor.
Sedangkan secara teknikal IHSG mengkonfirmasi pola negatif yaitu evening star dan berpotensi menutup gap yang telah terbentuk dan membentuk corrections wave A dengan target 4930. Indikator Stochastic bergerak bearish movement dari area overbought dengan momentum yang terus bergerak bearish momentum sehingga pelemahan IHSG diprediksikan masih akan berlanjut dengan range pergerakan 4963-5030.
0 comments:
Post a Comment