Indeks saham di Asia menguat menyusul perbaikan data ekonomi global yang membangkitkan kembali risk appettite ditambah lagi dengan kenaikan indeks saham di Wall Street yang mencapai level tertinggi.
Secara global, ekonomi dikabarkan cukup cerah dengan data manufaktur di China, Jepang, Inggris dan AS semuanya mengarah pada peningkatan produksi.
Perkembangan di Irak tetap menjadi perhatian investor. Pembukaan masa sidnag parlemen Irak yang baru pada hari Selasa gagal memilih Ketua Parlemen ditengah desakan dari Washington untuk membentuk Pemerintahan baru secepat mungkin.
Ketua Parlemen adalah salah satu dari tiga posisi kepemimpinan nasional selain Presiden dan Perdana Menteri.
IHSG naik 23.4 poin (0.48%) ke level 4908.3 sementara indeks saham Blue Chip LQ-45 bertambah 6.4 poin (0.78%) ke level 831.1. Investor asing membukukan Net Buy IDR274 miliar.
Indeks saham di Eropa menguat menjelang pertemuan kebijakan bank sentral Eropa (ECB) dan rilis data Non-Farm Payrolls AS malam nanti (di majukan sehari karena libur perayaan hari kemerdekaan AS).
Di Eropa sendiri, data Producer Price Index (PPI) bulan Mei zona Euro turun 0.1%, memperpanjang penurunan menjadi 5 bulan beruntun.
Indeks saham utama di Wall Street ditutup beragam (mixed) karena data perekrutan tenaga kerja oleh pihak swasta yang lebih baik dari ekspektasi menekankan kondisi ekonomi AS yang semakin kuat.
Perekrutan tenaga kerja oleh sektor swasta meningkat pesat bulan lalu sehingga tercatat sebagai penambahan tenaga kerja terbesar sejak November 2012. Data ADP Employment Report melaporkan perekrutan 281,000 tenaga kerja bulan lalu, lebih tinggi dari angka perekrutan di bulan Mei yang hanya sebesar 179,000 pekerja.
Secara global, ekonomi dikabarkan cukup cerah dengan data manufaktur di China, Jepang, Inggris dan AS semuanya mengarah pada peningkatan produksi.
Perkembangan di Irak tetap menjadi perhatian investor. Pembukaan masa sidnag parlemen Irak yang baru pada hari Selasa gagal memilih Ketua Parlemen ditengah desakan dari Washington untuk membentuk Pemerintahan baru secepat mungkin.
Ketua Parlemen adalah salah satu dari tiga posisi kepemimpinan nasional selain Presiden dan Perdana Menteri.
IHSG naik 23.4 poin (0.48%) ke level 4908.3 sementara indeks saham Blue Chip LQ-45 bertambah 6.4 poin (0.78%) ke level 831.1. Investor asing membukukan Net Buy IDR274 miliar.
Indeks saham di Eropa menguat menjelang pertemuan kebijakan bank sentral Eropa (ECB) dan rilis data Non-Farm Payrolls AS malam nanti (di majukan sehari karena libur perayaan hari kemerdekaan AS).
Di Eropa sendiri, data Producer Price Index (PPI) bulan Mei zona Euro turun 0.1%, memperpanjang penurunan menjadi 5 bulan beruntun.
Indeks saham utama di Wall Street ditutup beragam (mixed) karena data perekrutan tenaga kerja oleh pihak swasta yang lebih baik dari ekspektasi menekankan kondisi ekonomi AS yang semakin kuat.
Perekrutan tenaga kerja oleh sektor swasta meningkat pesat bulan lalu sehingga tercatat sebagai penambahan tenaga kerja terbesar sejak November 2012. Data ADP Employment Report melaporkan perekrutan 281,000 tenaga kerja bulan lalu, lebih tinggi dari angka perekrutan di bulan Mei yang hanya sebesar 179,000 pekerja.
IHSG diprediksi akan kembali bergerak mixed cenderung menguat pada perdagangan hari ini. Pasar Eropa ditutup naik tipis, sedangkan pasar Amerika ditutup mixed kemarin, setelah data Non Farm Payroll versi ADP kemarin menunjukkan hasil yang lebih baik dari estimasi. Mengingat besok adalah hari libur nasional di Amerika, maka hari ini akan diumumkan sejumlah data ekonomi penting seperti Nonfarm Payrolls dan Unemployment Rate. Selain itu, keputusan suku bunga dan pernyataan Bank Sentral Eropa (ECB) juga masih patut dicermati investor. Dari dalam negeri, pasar masih minim sentimen, karena investor cenderung menunggu hasil Pemilu pada 9 Juli mendatang dan keputusan suku bunga BI pada keesokan harinya. Antisipasi dampak El Nino telah membuat pemerintah bersiap melakukan impor beras pada kuartal III ini.
Secara teknikal IHSG melanjutkan pergerakan positif dengan berhasil break out resistance pisikoligis dilevel 4900 dan golden-cross dengan Moving average 50 harinya dilevel 4902 bila IHSG terus bertahan pada level ini maka signal positif kembali akan terus mewarnai pergerakan IHSG. Indikator Stochastic bergerak naik tajam hingga area overbought dengan momentum RSI yang perlahan memperlihatkan bullish momentum. Diprediksikan IHSG akan bergerak kembali menguat dengan range pergerakan 4870-4940.

0 comments:
Post a Comment