Mayoritas indeks saham di Asia turun, dipimpin oleh indeks saham di Jepang dan Shanghai, ditengah meningkatnya ketegangan di Ukrania, yang menekan risk appettite dan mendongkrak status safe haven mata uang Yen.
Penguatan nilai tukar Yen menyeret indeks Nikkei 225 turun 1% meskipun data yang di rilis sebelum pembukaan sesi perdagangan memperlihatkan penjualan ritel bulan Maret di Jepang tumbuh dengan laju tercepat dalam 17 tahun menjelang kenaikan pajak penjualan mulai 1 April. Pasar saham di Jepang akan tutup hari ini dalam rangka memperingati Showa Day, hari kelahiran almarhum Kaisar Hirohito.
Sorotan di Asia pasifik minggu ini akan jatuh pada Jepang, dengan Bank Of Japan akan mengadakan pertemuan kebijakan pertama pasca kenaikan pajak penjualan.
Investor juga akan memeriksa kondisi kesehatan ekonomi China melalui rilis data awal (flash) Manufacturing PMI untuk bulan April.
IHSG terpangkas 78.9 poin (-1.61%) ke level 4818.8 sementara indeks saham Blue Chip LQ-45 jatuh 15.7 poin (-1.90%) ke level 813.7. Investor asing kemarin menarik IDR375.4 miliar keluar dari pasar saham domestik.
Indeks saham di Eropa menguat, di dorong oleh aktifitas mergers dan akuisisi, meskipun sentimen Bullish dibatasi oleh krisis di Ukrania.
Potensi transaksi merger senilai $100 miliar lebih antara 2 perusahaan farmasi terbesar di dunia mengalami kemajuan setelah Pfizer mengkonfirmasi bahwa pihaknya telah melakukan pendekatan kedua pada saingannya dari Inggris, AstraZeneca.
Sementara itu, CEO General Electric (GE) Jeft Immelt bertemu dengan beberapa menteri Perancis untuk mendiskusikan niat GE mengakuisisi Alstom, di tengah berita perusahaan Jerman, Siemens juga berminat melakukan hal yang sama.
Mayoritas indeks saham utama di AS menguat. Investor menyambut baik berita aktifitas mergers dan akuisisi di kalangan perusahaan farmasi dan juga perusahaan telekomunikasi serta data pasar perumahan yang lebih baik dari ekspektasi.
IHSG diprediksi akan kembali bergerak mixed dengan kecenderungan melemah. Pasar Amerika dan Eropa ditutup menguat kemarin, namun kami berpendapat investor masih harus mewaspadai situasi yang berkembang di Ukraina, di mana kemarin pemerintah AS juga menaruh perhatian yang cukup besar terhadap keterlibatan Russia di negara yang sedang mengalami konflik tersebut. Sedangkan dari dalam negeri, isu terbaru datang dari Kementrian ESDM memberi ijin bagi industri besar yang keberatan dengan rencana kenaikan tarif listrik untuk mengajukan keberatan langsung ke PLN. Sementara wewenang untuk memberi keringanan Bea Keluar perusahaan tambang diserahkan sepenuhnya kepada Kementrian Keuangan. Data-data makro yang perlu dicermati investor pekan ini yaitu, GDP Inggris Q1, Kebijakan Suku Bunga dan keputusan Kebijakan Moneter Jepang, CPI Eropa, Kebijakan Suku Bunga The Fed, ISM Manufacturing PMI Amerika, dan Inflasi dan Neraca Perdagangan Indonesia.
Secara teknikal IHSG break out support fractal dilevel 4858 dan membentuk pola bearish engulfing yang merupakan signal cukup negatif. Indikator Stochastic dalam keadaan bearish yang cukup kuat dengan momentum dari Indikator RSI yang juga bearish momentum pada area -54.1 oscilator. IHSG sendiri telah berada pada lower bands belum ada indikasi akan terjadi pull back. Diprediksikan IHSG akan bergerak mixed cenderung melemah dengan range pergerakan 4832 - 4769.

0 comments:
Post a Comment