Consumer Price Index (CPI), Maret 2014
- Indonesia mencatatkan inflasi 0.08% selama bulan Maret, 0.1% lebih rendah dari angka yang sebelumnya diprediksi oleh Bank Indonesia (BI).
- Laju inflasi ini cukup rendah dibanding dengan inflasi 0.63% yang terjadi di bulan Maret 2013 dan juga kenaikan terkecil sejak bulan Juni, dimana saat ini inflasi mencapai 5.90% (Y/Y).
- Dengan demikian Indeks Harga Konsumen (Consumer Price Index (CPI) mencapai 7.32% (Y/Y) di bulan Maret, melambat dari 7.75% (Y/Y) di bulan Februari.
- Inflasi Inti tumbuh lebih cepat, dari 4.57% (Y/Y) menjadi 4.61% (Y/Y).
- Harga sejumlah komoditas, seperti beras, dan bawang, relatif terkendali sehingga membantu menciptakan laju inflasi yang rendah.
- Neraca Perdagangan Indonesia berbalik menjadi surplus di bulan Februari, di dorong oleh pertumbuhan ekspor.
- Ekspor Indonesia mencapai $14.57 miliar dan mengimpor $13.78 miliar di bulan Februari, menutup bulan Februari dengan surplus sebesar $785.3 juta, lebih tinggi dari estimasi pasar yang hanya surplus $60 juta.
- Defisit perdagangan bulan Januari di revisi menjadi $450 juta, lebih tinggi $60 juta
- Di bulan Februari, impor minyak dan gas (migas) tumbuh 3.6% (Y/Y).
0 comments:
Post a Comment