HSBC Indonesia Manufacturing PMI, February 2014
Aktifitas sektor manufaktur Indonesia di bulan Februari ekspansi dengan laju lebih lambat seiring dengan lemahnya pertumbuhan pesanan baru (new orders) dan memburuknya wakti pengantaran dari pemasiok akibat adanya gangguan. 

Data Purchasing Managers’ Index (PMI) bulan Februari berada di level 50.5, turun dari 51.0 di bulan Januari.

Pertumbuhan new orders melambat di banding bulan Januari. Sejumlah pelaku usaha melaporkan jumlah pesanan yang lebih tinggi sementara banyak juga yang melaporkan penurunan akibat banjir dan letusan Gunung Kelud di Jawa Timur.

Pesanan Ekspor (export orders) naik selama 2 bulan beruntun di dorong oleh permintaan yang kuat dari para mitra dagang utama Indonesia.

Pelaku usaha melaporkan waktu pengantaran yang lebih lama akibat kondisi jalan raya yang buruk, banjir serta kelangkaan bahan baku di tingkat vendor.

Peserta survei juga melaporkan kenaikan biaya produksi, meskipun inflasi turun ke level terendah dalam 6 bulan.

Consumer Price Index (CPI), February 2014
Inflasi Indonesia di bulan Februari mereda ke level terendah dalam 8 bulan seiring turunnya harga bahan makanan.

CPI tumbuh 7.75% (Y/Y) bulan lalu, terendah sejak inflasi 5.90% pada bulan Juni 2013.

Tanpa harga makanan yang bergejolak dan harga barang yang di atur Pemerintah, inflasi inti tumbuh 4.57% di bulan Februari, sedikit lebih tinggi dari 4.53% di bulan Januari.

2 comments:

  1. semoga laporan maret lebih baik lagi.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Menurut konsensus sih membaik (h) .. terima kasih sudah mampir.. :)

      Delete

 
Terasbursa.com © 2013. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Top