Indeks saham di Asia turun setelah perhitungan awal data manufaktur China turun ke level terendah dalam 6 bulan, indikasi perlambatan pada ekonomi terbesar kedua di dunia.
Data HSBC Flash China Manufacturing PMI untuk bulan Januari berada di level 49.6, turun dari level 50.5 dari bulan lalu.
Pertumbuhan ekonomi Kuartal IV Korea Selatan sesuai dengan ekspektasi analis seiring dipertahankannya suku bunga acuan pada tingkat terendah sejak 2010 oleh bank sentral.
Gross Domestic Product (GDP) tumbuh 0.9% dari kuartal sebelumnya ketika GDP tumbuh 1.1%. Dari periode yang sama tahun sebelumnya, GDP tumbuh 3.9%. Meskipun ekspansi Kuartal IV terlemah dalam 3 kuartal, namun masih lebih cepat dari pertumbuhan di setiap kuartal selama tahun 2012.
Mendekati psikologi lebel 4500, IHSG naik 18.6 poin (0.41%) ke level 4496 sementara indeks saham Blue Chip LQ-45 bertambah 3.3 poin (0.43%) ke level 760.6. Investor asing melakukan Net Buy IDR591.6 miliar.
Indeks saham di Eropa turun tajam setelah data awal Manufacturing PMI China keluar mengecewakan dan memicu ketakutan atas pertmubuhan ekonomi global yang lebih lambat.
Data manufacturing PMI bulan Januari zona Euro berada di level tertinggi dalam 32 bulan, mengalahkan estimasi analis dan memperbanyak bukti ekonomi Eropa sedang dalam pemulihan.
Data dari Spanyol tidak memberi rasa optimis. Tingkat Prngangguran negara itu naik tipis menjadi 26.03% di Kuartal IV 2013, dari 25.98% di kuartal sebelumnya.
Indeks saham utama di Wall Street turun tajam, dengan DJIA memperpanjang penurunan menjadi tiga hari beruntun, setelah data manufaktur AS dan China keluar mengecewakan dan memicu investor mencampakkan saham berbasis sumber daya alam dan aset di emerging markets untuk mencari rasa aman dengan memburu obligasi, emas dan saham saham di sektor yang memberikan dividen tinggi.
IHSG diprediksikan bergerak melemah. Sentimen negatif datang dari Asia, mayoritas bursa saham Asia mengalami penurunan karena adanya pelemahan prospek ekonomi China tahun ini. Indeks MSCI Asia Pacific turun 0,7% pada pukul 09:59 a.m. waktu Tokyo. Sebelumnya, HSBC Holdings Plc dan Markit Economics dalam risetnya menyebutkan, produksi pabrik China diproyeksikan akan turun bulan ini, menyusul turunnya data manufaktur China di bulan Desember 2013. Bursa saham di Wall Street AS juga menurun, DJIA melemah -1,09% serta S&P500 turun -0,9%. Salah satu faktornya adalah telah dirilisnya data klaim pengangguran AS naik sebesar 1.000 menjadi 326.000 dalam pekan yang berakhir 18 Januari. Perkiraan median dari 50 ekonom yang disurvei oleh Bloomberg memproyeksikan, klaim tersebut naik menjadi 330.000.
Secara teknikal IHSG membentuk pola candle northern star yang memberikan signal reversal dengan Indikator Stochastic yang berpotensi Dead-cross di area overbought serta Momentum yang mulai terlihat bearish reversal momentum di area overbought oleh Indikator RSI dan William %R. Diprediksikan IHSG akan bergerak melemah dibayangi aksi taking profit diakhir pekan dengan range pergerakan 4483-4523 saham - saham yang dapat diperhatikan antara lain ASII, SGRO, SMGR.
0 comments:
Post a Comment