Indeks saham di Asia turun karena kegelisahan tentang AS akan segera mengurangi stimulus ekonominya berhasil mengimbangi kabar bahwa Jepang akan menambah stimulus ekonominya. Kewaspadaan menjelang rilis data Non-farm payrolls hari Jumat nanti juga turut menekan sentimen.
Ekonomi Australia kembali memperlihatkan kinerja yang tidak optimal di Kuartal III seiring lemahnya permintaan domestik dan konsumen memilih untuk menabung dari pada berbelanja, meskipun kontribusi yang solid dari ekspor membantu ekonomi terhindar dari kontraksi.
Gross Domestic Product (GDP) tumbuh 0.8% di Kuartal III dari kuartal sebelumnya ketika GDP tumbuh 0.7%. Investor bereaksi dengan megirim nilai tukar AUD turun terhadap USD karena data GDP ini seikit menambahbesar peluang pemangkasan suku bunga oleh bank sentral.
Presiden China Xi Jinping mengatakan suasana untuk perkembangan ekonomi dan sosial tahun depan tidaklah optimistik, tanda bahwa elit politik China mungkin mau menerima pertumbuhan yang lebih lambat di 2014. China mungkin menetapkan target pertumbuhan GDP 2014 sebesar 7%, turun dari target pertumbuhan tahun ini, 7.5%.
IHSG merosot 47.5 poin (-1.11%) dan di tutup di level 4241.3 sementara indeks saham Blue Chip LQ-45 terpangkas 10.3 poin (-1.44%) ke level 703.8. Investor asing mencatatkan Net Buy IDR78.2 miliar.
Indeks saham di Eropa turun setelah data psara tenaga kerja AS keluar lebih baik dari ekspektasi sehingga memperbesar kekhawatiran Federal Reserve akan menarik program stimulus dengan lebih cepat.
Indeks berhasil memperkecil penurunan di dorong oleh kabar pembicaraan tentang kesepakatan anggaran, sebuah langkah yang dapat menghindarkan AS dari pembekuan roda Pemerintahan tahun depan.
Indeks saham utama di Wall Street berakhir mixed karena investor mencerna rilis serangkaian data ekonomi yang dapat memberi jawaban kapan Federal Reserve akan mengurangi stimulus pada saat investor juga cemas menjelang rilis data Non-farm Payrolls untuk bulan November hari Jumat nanti.
IHSG diprediksi masih mengalami penurunan pada perdagangan hari ini. Sentimen negatif datang dari zona euro, di mana pemulihan ekonomi zona tersebut melambat. Produk domestik bruto (PDB) zona euro pada kuartal III-2013 tetap 0,1%, menurun dibandingkan dengan pertumbuhan sebesar 0,3% pada kuartal II. Sementara itu, dari Amerika Serikat, tapering akan dibahas bulan ini. Pertumbuhan lapangan kerja di AS yang diprediksikan tetap solid pada November 2013 dan turunnya tingkat pengangguran menimbulkan spekulasi bahwa The Fed akan membahas tapering stimulus moneter pada pertemuan 17 18 Desember 2013.
Secara Teknikal IHSG open gap down pada perdagangan hari ini serta deadcross dengan
MA7. Seakan memberi tanda pengkoreksian IHSG akan terus berlanjut. Range pergerakan IHSG berada pada support resistance 4206-4259, saham saham yang dapat diperhatikan antara lain ADRO, HRUM, CPIN, ANTM, BBTN, HEXA and INTA.
0 comments:
Post a Comment