Indeks saham utama di Jepang rally di Asia pasca pengumuman kebijakan moneter Bank Of Japan (BOJ), namun indeks saham lain di Asia melemah akibat aksi ambil untung (profit taking).

Bank sentral mendominasi tema perdagangan di Asia. Di akhir pertemuan kebijakan dua harinya, BOJ mempertahankan kebijakan moneter dan mengatakan akan memperpanjang untuk satu tahun lagi tiga fasilitas spesial pinjaman yang bertujuna mendorong pemyaluran dana yang lebih banyak melalui sektor perbankan. Perpanjangan ini telah diprediksi mengingat fasilitas tersebut akan berakhir bulan Maret mendatang.

Sementara itu, naskah dari pertemuan kebijakan Reserve Bank Of Australia (RBA) mempertegas komitmen RBA dalam menciptakan suatu periode dimana suku bunga akan stabil.

China menarik $10.76 juta dalam bentuk penanaman modal asing (foreign direct investment) di bulan Januari, naik 16.6% (Y/Y), tanda bahwa tingkat kepercayaan atas ekonomi China tetap tinggi meskipun pertumbuhan ekonomi melambat.

IHSG naik tipis 0.8 poin (0.02%) dan di tutup di level 4556.2 sementara indeks saham Blue Chip LQ-45 menyusut 0.3 poin (-0.03%) ke level 766.5. Investor asing membukukan Net Buy IDR695.4 miliar.

Indeks saham di Eropa di tutup datar (flat) setelah data ZEW Survey di Jerman memberi indikasi investor merasa kurang optimis mengenai masa depan ekonomi Jerman

Dara ZEW Economic Sentiment bulan Februari turun 6 poin ke level 55.7. Penurunan ini menandakan penurunan 2 bulan beruntun menyusul penurunan ke level 61.7 pada bulan Januari setelah di bulan Desember sempat mencapai level 62, tertinggi dalam 7 tahun.

Mayoritas indeks saham utama di AS berakhir menguat, dengan indeks NASDAQ mencatatkan kenaikan selama 8 hari beruntun, terpanjang sejak Juli 2013 karena investor mencerna berita aksi korporasi sperti akuisisi dan mengabaikan pelemahan data ekonomi AS yang kemungkinan besar di sebabkan oleh faktor atau pengaruh cuaca. 

Sentimen positif masih membayangi IHSG, namun IHSG diprediksi akan bergerak melemah pada perdagangan hari ini karena rawan oleh aksi profit taking. Bank of Japan (BoJ) melanjutkan program keduanya dengan memperbesar fasilitas pinjaman sebesar dua kali lipat menjadi 7 triliun Yen. Hal ini dilakukan dengan tujuan agar perekonomian Jepang lebih bergairah setelah PDB pada 4Q13 lebih rendah dibanding prediksi. Di samping itu, besarnya FDI China yang mencapai US$ 10,76 miliar menjawab pertanyaan tentang keraguan investor. Pemerintah China melakukan reformasi struktural dengan menekankan sektor jasa dan konsumen, sehingga hal ini mengakhiri ketergantungan pada investasi dan ekspor.

Secara teknikal IHSG membentuk pola northern star yang merupakan signal pembalikan arah pergerakan sedikit mengkonfirmasi pola Bearish AB=CD pattern. Dead-crossnya stochastic di area overbought, Bearish reversal momentum yang terjadi di area overbought pada RSI dan William %R serta Letak IHSG yang telah memasuki Upperbands pada bollinger bands membuat pergerakan IHSG akan tetahan hingga melemah pada perdagangan hari rabu (19/02) nanti. Diprediksikan IHSG akan bergerak mixed cenderung melemah dengan range pergerakan IHSG berada pada kisaran 4527-4568. saham - saham yang dapat diperhatikan antara lain ANTM, EXCL, PTBA.

0 comments:

Post a Comment

 
Terasbursa.com © 2013. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Top