Indeks Shanghai Composite menguat dipimpin oleh saham konsumer usai pemerintahperpanjang subsidi bagi produsen mobil.
Sebagian investor cenderung melakukan taking profit pada perdagangan hari ini di wilayah Asia menanti pertemuan The Fed yang akan dilaksanakan besok membahas kebijakan moneter dan stimulus.
Defisit transaksi berjalan Jepang meningkat pada bulan Desember 2013, Defisit yang diraih 638,6 miliar yen ($6,2 miliar) melewati defisit di November yang 592,8 miliar yen. Pelemahan yen dan kenaikan permintaan energi dari luar negeri membuat impor melebihi ekspor. Selama tahun 2013, Jepang masih mengalami surplus transaksi berjalan sebesar 3,3 triliun yen.
IHSG terkoreksi -15.92 point sebesar -0.36% kelevel 4450.75 meskipun asing mencatatkan net buy sebesar 841.56 Miliar Rupiah. Hanya ada 2 sektor yang mengalami penguatan diantaranya sektor Agri dan Property. Aksi taking profit juga terjadi diperdagangan hari ini.
Indeks saham di Eropa ditutup mixed seiring dengan investor menantikan pidato dari Ketua Federal Reserve Janet Yellen yang dapat mengandung petunjuk atas laju cepatnya bank sentral menarik stimulus.
Data dari Italia memperlihatkan Industrial Production secara tak terduga turun tajam di bulan Desember, menghentikan kenaikan selama 3 bulan beruntun. Sementara di Perancis, Industrial Production di bulan Desember turun lebih besar dari ekspektasi, di dorong anjloknya hasil produksi sektor otomotif dan pengolahan minyak.
Data data ini keluar menjelang rilis data Gross Domestic Product (GDP) zona Euro Jumat nanti dimana di perkirakan, meskipun lambat, kondisi ekonomi zona Euro terus membaik di akhir tahun 2013.
Indeks saham utama menguat seiring dengan kenaikan harga saham Apple, Hasbro dan Tesla Motors yang memperpanjang rebound pasar meskipun banyak pakar investasi yang menilai kenaikan indeks masih rentan. Investor juga menunggu laporan kebijakan moneter yang pertama dari Ketua Federal Reserve yang baru Janet Yellen di depan Kongres AS hari Selasa.
IHSG diprediksi akan kembali bergerak melemah pada perdagangan hari ini. Adanya potensi profit taking yang dipicu oleh keputusan The Fed mengenai pengurangan stimulus serta pidato Janet Yellen nanti malam (11/2), mengenai kebijakan Bank Sentral AS di bawah kepemimpinannya menggantikan Ben Bernanke, membuat investor cederung untuk wait and see. Demikian halnya dengan kebijakan BI mengenai BI rate yang akan dirilis hari Kamis (13/2) membuat investor masih cenderung untuk menunggu, meskipun besar kemungkinan BI mempertahankan suku bunga di 7,5% karena inflasi di awal 2014 yang masih relatif tinggi.
Secara Teknikal IHSG membentuk pola Dark cloud cover yang merupakan signal pembalikan arah pergerakan. Indikator Stochastic sudah mencapai area overbought dan berindikasi dead-cross dengan momentum yang rawan terjadi koreksi di area overbought dari indikator William %R dan RSI. Diprediksikan IHSG akan melanjutkan pelemahannya dengan support resistance 4379-4486.
0 comments:
Post a Comment