IHSG kehilangan 17.6 poin (-0.41%) dan di tutup di level 4233.9 dengan Market Breadth yang negatif karena 178 saham turun mengalahkan 62 saham naik. Indeks saham Blue Chip LQ-45 menciut 2.1 poin (-030%) ke level 702.4. Investor asing mencatatkan Net Buy sebesar IDR85.4 miliar.
Indeks saham di Eropa naik, dengan pengusiran mantan PM Silvio Berlusconi dari parlemen Italia membawa harapan adanay kestabilan dalam politik negara itu.Moral pelaku usaha di zoan Euro kembali naik di bulan November, menambah harapan bahwa perusahaan dapat bergairah dalam menghadapi naik turunnya pemulihan ekonomi zona Euro.
Survei bulanan Komisi Eropa memperlihatkan bahwa sentimen ekonomi berada di level 98.5 di bulan November, naik dari level 97,7 serta melebihi ekspektasi pasar.
Investor menyaksikan kelanjutan dari kesepakatan koalisi antara partai konservatif dan partai Social Democrats di Jerman. Setelah berminggu minggu negosiasi, pihak pihak yang terlibat akhirnya setuju untuk membentuk sebuah koalisi besar dan membuka jalan bagi Kanselir Angela Merkel untuk membentuk Pemerintahan sebelum Natal.
Bank Of England membuat pengumuman mendadak dengan mengatakan akan menghentikan salah satu metode stimulus untuk pasar perumahan, yaitu skema Funding For Lending (FLS) bagi kredit perumahan.
Pengamat menilai langkah ini tidak sesuai dengan pernyataan dari pejabat Pemerintah dan BOE yang berulang kali menekankan Inggris tidak sedang mengalami bubble properti.
Indeks saham utama di Wall Street di tutup untuk merayakan hari libur nasional Thanksgiving.
Sentimen negatif masih membayangi pergerakan IHSG pada perdagangan hari ini. Pelemahan rupiah hingga mencapai Rp 12.000 per dollar AS bisa berdampak meningkatnya inflasi dan perlambatan ekonomi. Para ekonom memprediksi merosotnya nilai tukar rupiah membuat inflasi bulanan akan berada di kisaran 0,1%-0,5%.
Sentimen negatif lainnya datang dari para investor Inggris yang tidak lagi menganggap Indonesia sebagai tujuan menarik untuk investasi. Turunnya kepercayaan investor Inggris ini seiring dengan makin rendahnya angka kemudahan berbisnis di Indonesia. Chairman British Chamber of Commerce Indonesia, Haslam Preeston berkata bahwa tingkat kepercayaan dalam berinvestasi secara keseluruhan menurun dari 69% menjadi 31%.
Secara teknikal pergerakan IHSG belum menunjukan tanda - tanda adanya signal reversal setelah sebelumnya menggagalkan pola Bullish homing pigeon namun Support kuat IHSG mampu membatasi penurunan dilevel 4230. Indikator Stochastic telah berada pada area oversold dengan berpotensi golden-cross. range pergerakan berada pada kisaran 4203-4271. Buy ASII dan BBNI, Sell ICBP dan MNCN.
0 comments:
Post a Comment