Indeks saham di Asia rally dipicu oleh komentar dari Wakil Ketua Federal Reserve Janet Yellen yang memberi indikasi ekonomi AS masih harus bergantung pada dukungan stimulus untuk waktu yang lebih lama dari yang di antisipasi pasar.

Dalam fit and proper testnya di depan komite Senat, Yellen mengatakan the Fed masih memiliki banyak pekerjaan rumah untuk membantu ekonomi, indikasi beliau tidak terburu buru ingin menarik stimulus.

Ekonomi Jepang melambat di Kuartal III seiring masih lesunya belanja konsumen  meskipun Pemerintah berusaha menggairahkan pertumbuhan dengan proyek pekerjaan umum dan stimulus moneter yang masif.

Ekonomi Jepang tumbuh 0.5% (QoQ), melambat dari ekspansi 0.9% di periode April-Juni ditengah pelemahan ekspor dan surutnya belanja konsumen. Secara tahunan, ekonomi Jepang tumbuh 1.9%, sedikit di atas ekspektasi kenaikan 1.7%.

Meskipun demikian, para pejabat tinggi Jepang menilai angka angka ini sebagai tanda ekonomi Jepang sedang keluar dari deflasi, sebuah kondisi ekonomi dimana harga harga terus turun. 

IHSG naik 65.5 poin (1.52%) dan di tutup di level 4367.4 karena investor sementara indeks saham Blue Chip LQ-45 lompat 14.1 poin (1.97%) ke level 728.9. Investor asing menarik IDR139.7 miliar keluar dari pasar saham domestik.

Indeks saham di Eropa naik karena Janet Yellen pada fit and proper testnya membela program pembelian aset oleh the Fed dan setelah data memperlihatkan pertumbuhan, meskipun rapuh, di zona Euro.

Zona Euro tumbuh 0.1% di Kuartal III. Jika data ini di bedah, terlihat pertumbuhan ekonomi Perancis turun 0.1%, lebih rendah dari ekspektasi tidak tumbuh (0%) sementara GDP Jerman ekspansi 0.3%, jauh lebih lambat dari pertumbuhan 0.7% di kuartal sebelumnya.

Indeks saham utama di Wall Street ditutup pada level tertinggi selama 2 hari beruntun setelah Janet Yellen yang di nominasikan memimpin Federal Reserve, dalam fit and proper testnya secara sengit membela kebijakan Quantitative Easing.

IHSG berpeluang menguat pada perdagangan hari ini dipengaruhi katalis positif yang datang dari pernyataan dari Janet Yellen yang menyebutkan jika dirinya terpilih sebagai presiden the Fed maka dia akan memastikan perbaikan ekonomi yang kuat lewat pemberlakuan stimulus moneter yang memberi indikasi tapering tidak akan diberlakukan dalam waktu dekat ini.

Secara teknikal IHSG berpeluang menguat setelah indikator stochastik hampir membentuk golden cross di area oversold hari ini. Range support-resistance IHSG pada level 4363-4457. Rekomendasi speculative buy untuk CTRP, BMRI, ANTM. Trading buy untuk TLKM.

0 comments:

Post a Comment

 
Terasbursa.com © 2013. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Top