Ekonomi Indonesia terus mengalami perlambatan pertumbuhan di Kuartal III setelah Bank Indonesia memperketat kebijakan moneter untuk menjinakkkan inflasi dan menekan defisit neraca berjalan.
Ekonomi terbesar di Asia Tenggara ini ekspansi 5.62% (Y/Y
) selama periode Juli-September, lebih lambat dari pertumbuhan 5.81% (Y/Y) di Kuartal II dan menandakan laju pertumbuhan terendah dalam hampir 4 tahun.
Gross Domestic Product (GDP) Indonesia tumbuh 2.96% secara kuartalan, lebih cepat dari pertumbuhan 2.6% di Kuartal II.
Investasi tumbuh 4.51% (Y/Y) di Kuartal III, lebih lambat dari 4.67% (Y/Y) di Kuartal II. Belanja Rumah Tangga yang menyumbangkan sekitar 55% dari GDP, tumbuh 5.48% (Y/Y), lebih baik dari 5.06% (Y/Y) di kuratal sebelumnya.
Ekspor yang menyumbang sekitar 20% dari GDP ekspansi 5.26% (Y/Y), lebih tinggi dari ekspansi 4.78% (Y/Y) di Kuartal II.
0 comments:
Post a Comment