Mayoritas indeks saham di Asia mencatatkan kenakan yang cukup besar setelah data Initial Jobless Claims AS memberi indikasi perbaikan pada pasar tenaga kerja, namun tidak adanya kemajuan dalam negosiasi anggaran dan batas utang (debt ceiling) membuat investor cemas.

Penurunan data mingguan Initial Jobless Claims dapat memperkuat alasan bahawa sudah aman bagi the Fed untuk mengurangi progran pembelian obligasi akhir tahun ini. Namun sekarang investor bersikap hati-hati untuk tidak langsung mengambil kesimpulan. 

China membuka sektor Jasa yang selama ini cukup di lindungi kepada pesaing asing pada sebuah zona perdagangan bebas atau Free Trade Zone (FTZ) di Shanghai. China melonggarkan sejumlah regulasi sehingga membebaskan investor asing membuka usaha di FTZ yang dibarengi juga dengan pembebasan aliran dana antar negara. 

Di gambarkan sebagai tempat pengujian bagi liberalisasi kebijakan di bidang finansial, perdagangan dan tatat kelola, China (Shanghai) Pilot Free Trade Zone secara resmi di buka hari Minggu kemarin.

IHSG naik 17.8 poin (0.40%) dan di tutup pada level 4423.7 sementara indeks saham Blue Chip LQ-45 bertambah 3.5 poin (0.47%) ke level 739. Secara mingguan, IHSG dan LQ-45 masing masing anjlok 160.1 poin (-3.49%) dan 35 poin (-4.52%). Investor asing Jumat lalu menarik IDR182 miliar keluar dari pasar saham domestik, mendorong total Net Sell asing minggu lalu menjadi IDR1.94 triliun.

Indeks saham di Italia memimpin penurunan indeks saham Eropa setelah lonjakan imbal hasil (yield) SUN Italia pada acara lelang menyoroti kekhawatiran atas ketidakstabilan politik di negara itu.

Yield yang tinggi merupakan refleksi dari kecemasan bahwa pendukung Silvio Berlusconi akan menjatuhkan Pemerintah jika komite di Senat minggu ini memecat mantan PM Italia itu dari Majelis Tinggi parlemen. Karena menjadi terdajwa dalam kasus penggelapan pajak. 

Indeks saham utama di Wall Street ditutup pada teritori negatif dan mencatatkan penurunan mingguan pertama dalam 4 minggu terakhir seiring dengan meningkatnya kekhawatiran potensi berhentinya roda Pemerintahan yang memberi rasa takut pada para investor.

0 comments:

Post a Comment

 
Terasbursa.com © 2013. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Top