Indeks saham di Asia naik setelah pakar ekonomi Lawrence Summers mengundurkan diri sebagai kandidat ketua Federal Reserve, sebuah perkembangan yang mayoritas investor yakini akan memperpanjang stimulus moneter bank sentral AS. Nilai tukar USD melemah.
Pengamat mengatakan Summers dianggap tidak antusias terhadap program agresif pembelian obligasi (Quantitative Easing atau QE) yang menolong menekan suku bunga tetap rendah untuk mendongkrak penyaluran kredit dan pertumbuhan ekonomi pasca krisis finansila dan ekonomi 2008.
QE juga telah melemahkan nilai tukar USD dan mendorong kenaikan di pasar saham. Tidak heran bila investor pasar saham menginginkan program QE berlangsung selama mungkin.
Kabar bahwa Summers, dinilai sebagai calon kuat pengganti Ben Bernanke, tidak lagi mencari dukungan Presiden Barack Obama langsung memberi sentimen positif bagi pasar saham di Asia.
Memperpanjang kenaikan menjadi 3 hari beruntun, IHSG melonjak 146.7 poin (3.35%) dan ditutup di level 4522.2, tertinggi sejak 16 Agustus. Indeks saham Blue Chip LQ-45 melompat 30.1 poin (4.08%) ke level 766.8. Investor asing membukukan Net Buy IDR480.5 miliar.
Indeks saham di Eropa berakhir pada level yang lebih tinggi setelah mantan Menteri Keuangan AS Lawrence Summers keluar dari persaingan untuk menjadi ketua Federal Reserve yang baru. Redanya ketakutan atas intervensi militer AS di Suriah juga memberi sentimen positif.
Indeks saham utama di Wall Street naik tajam, terkerek oleh berita bahwa Lawrence Summers menarik diri dari pencalonan ketua Federal Reserve.
Dari sisi data ekonomi, Empire State Manufacturing Index turun tipis ke leevel 6.3 di bulan September dari 8.2 di bulan Agustus dan sedikit dibawah ekspektasi analis. Selain itu, Industrial Production tumbuh 0.4% di bulan Agustus, terbesar sejak Feebruari.
Investor akan memantau pertemuan 2 hari FOMC yang berakhir Rabu ini dengan ekspektasi Federal Reserve mengumumkan pengurangan simulus moneter.
IHSG masih cenderung bergerak konsolidasi dengan tidak adanya sentimen fundamental yang dapat memberi kejelasan arah pada saat ini. Sektor manufaktur Amerika Serikat mengalami rebound yang ditandai dengan peningkatan produksi mobil, perlengkapan rumah tangga dan furniture di bulan Agustus, menandai pertumbuhan ekonomi yang membaik di negara tersebut.
Hal itu membuat semakin besarnya ekspektasi akan dilakukannya tapering oleh the Fed bulan ini. Sementara itu, mundurnya Lawrence Summers dari pencalonan pengganti the Fed, memberi harapan bahwa tapering yang dilakukan oleh the Fed akan berlangsung bertahap dan tidak terlalu cepat.
Di sisi lain, IHSG cenderung rawan terhadap aksi profit taking menyusul penguatan yang cukup tinggi (2.6%) kemarin. Batasan kritis pada level 4558 (pullback level), stop-loss ihsg 4417, nearest support level 4516.buy on KLBF, INDF, SMGR, sell on BBCA. (relitrade)
.jpg)
0 comments:
Post a Comment