Indeks saham di Asia turun menyusul pelemahan di Wall Street dan karena investor mengabaikan berita tentang kesepakatan anggaran di AS.
Awnatir dari Partai Demkrat dan Republik telah mencapai kesepakatan untuk mengurangi pemangkasan otomatis belanja dan menyediakan $23 miliar untuk mengurangi defisit selama 2 tahun.
Data Core Machinery Orders Jepang tumbuh 0.6% di bulan Oktober dari bulan sebelumnya sebagai tanda perusahaan akhirnya menambah belanja modal.
Pengamat ekonomi mengatakan banyak pelaku usaha melakukan pemesanan mesin sebelum akhir September untuk memanfaatkan program yang memungkinkan mereka membayar pajak penjualan 5% saat ini hingga April ketika pajak penjualan naik menjadi 8%.
IHSG turun tipis 3.9 poin (-0.09%) dan ditutup di level 4271.7 semantara sebaliknya, indeks Blue Chip LQ-45 naik tipis 0.25 poin (0.04%) ke level 714. Investor asing membukukan Net Buy sebesar IDR171.8 miliar.
Indeks saham di Eropa turun karena investor mempertimbangkan apakah kesepakatan anggaran di AS justru memperkuat alasan bagi Federal Reserve untuk mengurangi program pembelian oblidasi.
Setelaj 16 jam bernegosiasi di Brussels, para Menteri keuangan Eropa menyetujui dasar dari kesepakatan untuk menutup bank yang bangkrut dan menanggung biayanya secara kolektif.
Indeks saham utama di Wall Street turun tajam, dengan S&P 500 dan NASDAQ mencatatkan penurunan terbesar dalam hampir 5 minggu seiring dengan kesepakatan anggaran di Washington memperbesar spekulasi bahwa Federal Reserve dapat menarik program stimulus dalam waktu dekat.
Pengumuman mengenai BI rate pada hari ini diprediksi membuat IHSG bergerak mixed cenderung melemah. Dari luar negeri, semakin membaiknya data perekonomian di AS dan adanya kesepakatan anggaran di kongres AS memperkuat spekulasi di pasar bahwa The Fed kemungkinan besar akan memangkas stimulus pekan depan. Sebagai informasi hampir semua indeks mengalami penurunan pada perdagangan kemarin, indeks DJIA terakhir ditutup melemah -0,82% di level 15.843,53, demikian pula dengan S&P500 ditutup melemah -1,14% di level 1.782,22. Bursa Asia juga turun cukup dalam, indeks Hang Seng menurun -1,74% di level 23.338,24, sementara NIKKEI turun -1,01% di level 15.359,53.
Secara teknikal IHSG mengalami pergerakan yg terkonsolidasi namun masih berada di atas minor bearish trendnnya,Diprediksikan IHSG akan bergerak mixed cenderung menguat dengan range pergerakan 4235 - 4291 saham - saham yang dapat diperhatikan antara lain CMNP, BBCA, BBNI, TLKM, APLN.
0 comments:
Post a Comment