Indeks saham di Asia turun karena sikap waspada merebak menjelang rilis data bulanan penting pasar tenaga kerja AS yang dapat memperkuat alasan bagi Federal Reserve untuk mulai mengurangi program stimulusnya akhir bulan ini.
Spekulasi Federal Open Market Committee (FOMC) pada pertemuan bulan ini akan mengurangi program pembelian obligasi telah mendorong naik imbal hasil (yield) obligasi Pemerintah AS (US Treasury) dan memberi kontribusi pada anjloknya ke level terendah dalam 5 tahun nilai tukar mata uang negara sedang berkembang (emerging markets).
Para pemimpin negara dengan 20 ekonomi terbesar di dunia (G20) berkumpul dan melakukan pertemuan puncak di St. Petersburg gagal mencapai kesepakatan mengenai gejolak yang melanda emerging markets. Para pemimpin G20 juga gagal mencapai satu suara mengenai mendukung atau tidak serangan militer AS ke Suriah.
IHSG rebound 21.5 poin (0.53%) dan ditutup di level 40.72.4 sementara indeks saham Blue Chip LQ-45 bertambah 6.5 poin (0.97%) ke level 676.1. Secara mingguan, IHSG dan LQ-45 masing masing anjlok 122.7 poin (-2.93%) dan 25 poin (-3.57%). Investor asing menarik IDR 122.5 miliar keluar dari pasar saham domestik. Investor asing Jumat lalu menarik IDR 175.5 miliar keluar dari pasar saham domestik, mendorong total Net Sell asing minggu lalu menjadi IDR 824 miliar.
Indeks saham di Eropa menguat setelah data Non-farm payrolls lebih rendah dari ekspektasi, menambah spekulasi Federal Reserve akan menunda pengurangan program stimulusnya. Sementara komentar Presiden Rusia Vladimir Putin bahwa pihaknya kana membantu Suriah jika diserang mendorong indeks turun dari level tertinggi intraday.
Indeks saham utama di Wall Street berakhir datar atau flat menyusul rilis data bulanan pasar tenaga kerja AS dan ditengah kekhawatiran mengenai Suriah.
Data Non-Farm Payrolls memperlihatkan 169.000 pekerjaan baru diciptakan di bulan Agustus, lebih rendah dari ekspektasi pasar yang sebesar 173.000. Tingkat Pengangguran (Unemployment Rate) turun menjadi 7.3% dari 7.4% namun karena semakin sedikitnya jumlah orang yang mencari kerja secara aktif.(relitrade.com)

0 comments:
Post a Comment