Dalam Kurun waktu kurang lebih dua tahun saham ADRO berada pada pergerakan bearish trend jangka panjang dan jangka menengah. Saham ADRO belum menunjukan adanya pembalikan arah trend setelah break down bullish trendline. Saham ADRO perlu di hindari untuk jangka panjang maupun menengah.
Indikator Stochastic memang terlihat fluktuatif namun momentumnya tidak begitu mempengaruhi harga dari saham ADRO untuk jangka panjang. Untuk jangka pendek stochastic sudah terlihat bearish momentum dengan terlihatnya perpotongan pada area di atas 50% atau dinamakan dead cross. Indikator Moving Average saham ADRO saat ini terlihat tidak mampu lagi berada diatas MA25 MA50 dan MA200 yang menandakan terjadinya penurunan atau pelemahan secara terus menerus dari harga saham ADRO.
Untuk saham ADRO kami sarankan untuk menghindari saham ini karena trend saham ini sedang bearish dari jangka panjang, menengah maupun pendek. Prediksi untuk kedepan harga saham ADRO masih akan terus turun sebelum adanya signal perubahan trend positif atau sebelum harga saham ADRO mampu kembali ke trend jangka panjangnya pada harga Rp1.450. Bila harga saham ADRO melemah dan menembus level supportnya pada harga Rp600 maka harga saham ADRO akan melanjutkan penurunan hingga Rp500 (channeling
bearish trend jangka menengahnya).
Disclaimer on

0 comments:
Post a Comment