Indikator Stochastic ditemukan oleh George C. Lane – President of Investment Educators, Inc. Stochastic adalah indikator yang menampilkan dua garis dalam oscilator yang disebut dengan garis %K dan garis %D antara sekala Vertikal 0 – 100 dan di atas level 80 disebut zona overbought, sedangkan di bawah level 20 disebut zona oversold.



Garis %K adalah garis utama dan terpenting, disebut dengan signal line. Sedangkan garis %D yang sering disebut tringer line adalah moving average dari garis %K. Perpotongan dua garis inilah yang akan menghasilkan sinyal jual dan sinyal beli. Merupakan sinyal beli apabila di zona oversold garis %K memotong keatas garis %D, sedangkan sinyal jual apabila di zona overbought garis %K memotong kebawah garis %D. untuk meredam bad signals, sebagian traders menunggu garis %K memotong garis 20% - 80% pada oscilator sebagai konfirmasi sinyal jual dan beli tersebut sebelum melakukan suatu tindakan. Periode Stochastic direkomendasikan oleh penemunya adalaha periode 14, namun pada menu software charting pada umumnya periode dapat digeser, misalnya di kurangi agar dapat sinyal yang lebih cepat dan sensitive, ataupun di tingkatkan untuk meredam bad signals (Ong, 2008). Overbought adalah merupakan suatu situasi dimana pasar telah menjadi jenuh akan banyaknya penawaran sehingga permintaan semakin berkurang sementara penawaran semakin bertambah yang menyebabkan harga cenderung bergerak turun dan melemah. Sedangkan Oversold sebaliknya yaitu situasi dimana pasar telah menjadi jenuh akan banyak penawaran semakin berkurang sementara permintaan semakin bertambah yang menyebabkan harga cendrung bergerak naik atau menguat (Ong, 2008).

0 comments:

Post a Comment

 
Terasbursa.com © 2013. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Top